Bupati Mian Serahkan Bantuan Coolbox ke Kelompok Nelayan Desa Urai

Bengkulu Utara Featured

Warga Desa Urai Harus Kreatif Membaca Peluang Ekonomi Kelautan

RBO, ARGA MAKMUR – Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mian melakukan kunjungan kerja ke Desa Urai, Kecamatan Ketahun, kemarin (08/07). Bupati yang didampingi Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala BAPPEDA di sambut iringan tarian tradisional, bukti hangatnya sambutan Pemerintahan Desa Urai berserta masyarakat menyambut kedatangan sosok pimpinan Kabupaten Bengkulu Utara tersebut.

Kepala Desa Urai, Nodi Haryanda berterimakasih atas kunjungan Bupati, Ir. Mian yang sempat datang ke desanya. Tentu kunjungan tersebut menjadi momen kesempatan untuk mengajukan usulan pembangunan melalui beberapa proposal yang di terima langsung Bupati Mian. “Alhamdulilah, pak bupati berkesempatan mendatangi desa kami ini. Tentu momen ini, saya menyampaikan sedikit permintaan potongan kue pembangunan melalui proposal yang akan kami serahkan ke pak bupati. Salah satunya pak, yakni penahan Abrasi pak,” kata Kades Nodi.

Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mian menyampaikan, Pemkab Bengkulu Utara saat ini akan konsen terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, kususnya di Kecamatan Ketahun. Baik dibidang pertanian dan sektor kelautan. Sebagai desa yang berada di pesisisir pantai, Desa Urai selayaknya memanfaatkan hal tersebut. “Dalam kesempatan tersebut saya berpesan kepada masyarakan dan pemuda/i Desa Urai, agar kedepannya lebih produktif lagi, sehingga nantinya bisa bersaing dan menjadi contoh perkembangan ekonomi di bidang kelautan,” kata Mian.

Mian pun mengaku senang dan menerima proposalnya pak kades, untuk nanti dipelajari dulu. “Saat ini pemkab konsen dengan pengembangan ekonomi masyarakat dalam masa pandemic covid 19, saya minta, manfaatkan letak geografis Desa Urai sebagai desa pesisir, untuk mengembangkan nilai ekonomi. Bantuan Coolbox ini, mohon bisa di manfaatkan dengan baik. Saya yakin dan percaya, asal kita mau berkerja keras, perubahan akan kita raih,” singkat Bupati Mian. (bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *