Unik, Buah dan Bunga Amorphophallus Tumbuh di Renah Kandis

Bengkulu Tengah Featured Lingkungan

RBO, BENTENG – Warga Desa Renah Kandis, kecamatan Pagar Jati mendadak heboh. Pasalnya, ditemukan bunga Puspa langka yakni jenis Amorphophallus Titanum yang memiliki ketinggian sekitar 200 cm yang tumbuh di desa setempat, lebih tepatnya di kawasan wisata Curup.

Uniknya, saat ditemukan bunga langka yang memiliki umbi untuk berkembang biak ini masih ada buahnya yang berwarna merah. Hal ini disampaikan Ketua Komunitas Pecinta Puspa Langka (KPPL) Kabupaten Bengkulu Tengah Ibnu Rafflesia.

Dijelaskan Ibnu, setelah mengetahui informasi adanya bunga Amorphophallus Titanum tumbuh di Desa Renah Kandis, pihaknya langsung menuju lokasi untuk menyaksikan keindahan bunga langka tersebut.

“Pak Bayan yang menginformasikan terkait tumbuhnya bunga itu. Saat ke lokasi kami ditemani para pengurus KPPL provinsi,” jelasnya, kemarin (12/7).

Diterangkan, untuk mencapai lokasi tempat bunga itu tumbuh dibutuhkan perjuangan dan menyita waktu cukup banyak karena faktor medan dilapangan, jika dari Kota Bengkulu dibutuhkan waktu setidaknya satu jam lebih perjalanan.

“Rasa lelah kita menuju lokasi akan terbayar seketika setelah menyaksikan keindahan bunga yang masih satu famili dengan tumbuhan jenis keladi itu,” terangnya.

Ditambahkan, selain dapat melihat keindahan bunga Amorphophallus yang sedang berbuah. Para pengunjung yang datang bisa juga menikmati keindahan alam Curup Telutung yang ada di desa setempat.

“Bagi masyarakat yang penasaran ingin melihat langsung keindahan bunga tersebut harus segera ke lokasi, karena bunga tersebut diperkirakan hingga beberapa hari kedepan, karena siklusnya,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Amorphophallus Titanum yang ditemukan ini merupakan salah satu temuan terbesar di Bengkulu Tengah, selama ini belum ada laporan ada bunga kibut yg berbuah. Bunga ini pernah mekar pada bulan Desember 2019, dan dilaporkan berbuah pada bulan Juli 2020. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *