3 Desa di Kepahiang Didorong Menjadi Kampung Tangguh

Featured Kepahiang

RBO, KEPAHIANG – Polres Kepahiang Polda Bengkulu, mendorong tiga desa di Kabupaten Kepahiang menjadi kampung tangguh. Desa yang dipilih antara lain Desa Bogor Baru, Desa Permu Bawah, dan Desa Meranti Jaya. Ketiga desa tersebut dinilai siap, dan memiliki program-program untuk melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman, S.Ik saat dikonfirmasi mengatakan, sebagai persyaratan menjadi desa tangguh ini. Disetiap desa tersebut harus menyediakan sarana perlengkapan cuci tangan, kalau bisa disetiap pintu keluar masuk gang, ada himbauan phisycal distancing, dan himbauan wajib pakai masker. “Syaratnya lingkungan desa tersebut harus menerapkan disiplin protokol kesehatan,” ungkapnya.

Selain dari itu, lanjut Kapolres, masing-masisng desa juga harus menyediakan balai komunikasi penanganan Covid-19, dan mencanangkan kepada setiap masyarakat agar memanfaatan lahan tidur dalam rangka ketahanan pangan, mengintruksikan setiap rumah warga memiliki apotik hidup dan dapur hidup, dan menjadwalkan kegiatan gotong royong secar berkelanjutan. “Jika semuanya sudah tersedia. Dalam waktu dekat ini tiga desa itu akan kita launching sebagai desa tangguh di Kabupaten Kepahiang,” terang Kapolres.

Kampung tangguh ini, sambung Kapolres, bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Pembangunan kampung tangguh tersebut, juga dimulai dari kesadaran jiwa masyarakat desa setempat, yang suka gontong royong, dan menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masisng. “Kita dari Polres hanya memfasilitasi. Dan mencanangkan setiap desa/kelurahan, harus betul-betul menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, untuk tahap pertama ini, pihaknya mendorong tiga desa dulu. Setelah tiga desa itu dinobatkan sebagai kampung tangguh nantinya tiga desa itu juga dijadikan sebagai percontohan untuk desa lainnya. Karena gerakan pencegahan penyebaran Covid-19, harus dimulai dari semua lini. “Harapannya desa-desa lainnya juga bisa menjadi kampung tangguh. Kalau bisa semua desa/kelurahan se Kabupaten Kepahiang bisa menjadi kampung tangguh, dengan memiliki program pencegahan penyebaran Covid-19,” demikian Kapolres.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *