Atas Usulan Masyarakat, Desa Kembang Ayun Bangun Irigasi

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Demi meningkatkan perekonomian masyarakat, Desa Kembang Ayun membangun irigasi sawah untuk mengairi sawah seluas 10 hektar. Dimana selama ini hanya mengandalkan perubahan cuaca musim hujan.

Pj Kepala Desa Kembang Ayun, Rahmad Rafelan,S.Pd mengungkapkan pembangunan irigasi ini dilakukan atas dasar musyawarah bersama dengan masyarakat untuk memperbaiki irigasi yang lama sudah hancur karena bencana. “Adanya pandemi Covid – 19 yang semula anggaran tersebut diperuntukan rambat beton yang sudah berjalan, pengoralan dan irigasi, atas permintaan masyarakat, mereka menyepakati pengoralan ditunda dan laksanakan pembuatan irigasi terlebih dahulu,” kata Rafelan di ruang kerjanya, Senin(13/07).

Dijelaskan dia, karena sudah lama tidak dialiri air, masyarakat mengambil inisiatif untuk menanam jagung sebagai pengganti penghasilan mereka,” jelas dia.

Pada dasarnya lahan yang ada, masih bisa melakukan penanaman padi, tapi terkhusus masyarakat yang tergolong mampu yang sanggup menyedot air sungai menggunakan mesin yang ada disekitar area untuk mencukupi air tanaman padinya. “Pembangunan irigasi ini kami kerjakan sepanjang 106 meter. Untuk mengairi sawah masyarakat yang berada di ujung. Nantinya irigasi ini akan dilalui oleh air Taliakam dan Air Dermau dan pintu airnya sudah dibuat tinggal dibuka saja kalau masyarakat sudah kebali menanam padi,” tutup Rafelan.(afa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *