Gusnan: Pencairan DAK Fisik 2020 untuk Pulihkan Perekonomian

Bengkulu Selatan Featured

Rp 24 M Siap Mengalir ke BS

RBO, MANNA – Menuju tatanan kehidupan normal baru mulai disosialisasikan pemerintah, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi meminta percepat pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk memulihkan perekonomian di Bengkulu Selatan. “Dimulainya pekerjaan DAK fisik, seperti pembangunan gedung dan rehab ruang belajar sekolah, Maka akan memberikan efek ekonomi, dimana pengeluaran nasional mempengaruhi pendapatan dan konsumsi menjadi lebih tinggi (multiplier effect) kita juga dapat menambah penghasilan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Gusnan di salah satu hotel di jalan Ahmad Yani, Senin(13/07).

Bagaimana tidak, dengan kegiatan DAK Fisik sudah dimulai, maka menyerap tenaga kerja dari masyarakat, batu bata menjadi laku, bahan material, tukang muat material, usaha toko bangunan, orang yang bekerja di toko bangunan, tukang dan lain sebagainya mulai berkerja dan mendapatkan upah. “Kalau pencairan DAK ini sudah berjalan, maka uang yang akan beredar dimasyarakat khususnya di BS akan bertambah, Bagi para pedagang yang ada di Pasar akan merasakan dampaknya ikut terdongkrak perputaran uangnya karena meningkatnya daya beli masyarakat,” ujarnya.

Mengenai Dana DAK ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi,M.Pd menyampaikan bahwa total DAK fisik bidang pendidikan yang akan mengalir ke Bengkulu Selatan mencapai Rp 24 Miliar. “DAK senilai Rp 24 Miliar tersebut akan kita sebar ke 97 satuan pendidikan TK, PAUD, SKB, SMP dan Sekolah Dasar se Bengkulu Selatan. Berbagai kegiatan DAK fisik tersebut diantaranya rehab ruang belajar, rehab gedung perpustakaan, pembangunan jamban, pembangunan ruang belajar dan laboratorium,” singkat Rispin.(afa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *