Jangan Bebankan Siswa Tugas yang Banyak

Featured Kota Bengkulu

RBO >>>  BENGKULU >>>  Menanggapi banyak keluhan orangtua siswa dalam proses belajar mengajar melalui daring (online), apalagi ditambah dengan tugas dari pihak sekolah, membuat orangtua dan siswa semakin tidak nyaman dalam proses pembelajar tersebut. Maka dari itu, pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Jhon Hendri, M.M mengimbau pada seluruh sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP jangan bebankan siswa dengan tugas yang banyak.

“Kita saat ini memang harus paham dengan kondisi pandemi Covid-19. Banyak sekali yang dirugikan akibat wabah ini. Termasuk dunia pendidikan. Walaupun proses belajar mengajar sudah mulai kembali aktif, namun apa salahnya, untuk saling memahami diantara pihak sekolah, orangtua dan siswa,” ujar Jhon Hendri saat memberikan arahan pada seluruh Kepsek se-Kota Bengkulu.

Maka dari itu, model pembelajaran daring saat ini memang harus saling menguntungkan satu sama lain. Dewan guru pengajar masih bisa efektif dalam memberikan materi pembelajaran, selain itu, siswa juga bisa paham dengan materi tersebut. “Jadi, siswa belajar bisa enjoy, walaupun hanya di rumah saja belajarnya. Tapi, jangan juga diberikan tugas yang banyak gara-gara siswa belajar di rumah. Tentunya, jangan buat siswa menjadi jenuh. Kalau mereka jenuh dalam belajar, ini yang kami khawatirkan,” terangnya.

Kalaupun dewan guru memberikan tugas, diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup. Dalam artian, tidak membuat siswa kalangkabut. Tugas satu belum selesai, ditambah lagi dengan tugas lainnya. “Itulah keluar statemen dari masyarakat. Yang belajar itu siswa, bukan anak. Maka dari itu, mari kita bersama-sama kita hilangkan stigma tersebut dengan cara memberikan pembelajaran yang elegan, namun efektif bagi siswa dalam belajar,” tutupnya. (ach/ editor: yar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *