95 KK Masyarakat Desa Padang Siring Menerima BLT

Bengkulu Selatan Featured

RBO >>>  MANNA >>>  Sebanyak 95 Kepala Keluarga(KK) masyarakat Desa Padang Siring, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan menerima Bantuan Langsung Tunai yang terdampak Covid – 19 untuk bulan Juni.

Kepala Desa Padang Siring, Aprizan mengungkapkan, pembagian BLT ini sudah selesai dilakukan dan semuanya tidak ada kendala dalam menentukan nama calon penerima. Karena, hasilnya diambil berdasarkan musyawarah bersama.

“Untuk bantuan penanganan Covid – 19 ini bisa dilakukan hanya untuk tiga bulan. Karena dari 25 persen anggaran yang ada semuanya sudah tersalur. Untuk bulan Juli, Agustus, September kita tidak ada lagi pembagian BLT dan itu sudah disepakati bersama dan sudah disosialisasikan,” jelas Aprizan di Kantor Desa Kamis(6/8).

Kepada masyarakat yang sudah menerima BLT ini, sebaiknya gunakan uang yang ada untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari – hari. Bahkan bisa juga digunakan untuk tambahan modal untuk kembali memulai usaha yang selama ini sempat terhenti.

Apalagi saat ini anak – anak sudah mulai memasuki tahun ajaran baru, tentu banyak membutuhkan biaya. Jangan sampai uang yang diterima tersebut digunakan kepada hal yang tidak penting ataupun mendesak.

“Karena kita tidak tahu kapan pandemi Covid – 19 ini akan benar – benar hilang, walaupun saat ini Bengkulu Selatan sudah termasuk zona hijau dan mulai menerapkan tatanan kehidupan baru yang biasa disebut new nornal,” paparnya.

Paling tidak seperti kebutuhan sembako bisa terpenuhi terlebih dahulu, karena bukan hanya BLT yang menjadi urusan Pemerintah Desa, tapi harus memikirkan bagaimana cara untuk memajukan desa agar bisa setara dengan desa yang sudah maju.

Saat ini Pemerintah Desa juga sudah mulai melakukan kegiatan kebersihan untuk tatap menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih dan terhindar dari Covid – 19.

“Untuk semua rumah yang ada di Desa Padang Siring semua diberikan satu buah tong sampah untuk membuang sampah rumah tangga pada tempatnya, nantinya kita akan bekerja sama kepada pihak BLH untuk mengangkuti setiap sampah ke Tempat Pembuang Akhir,”tutup Aprizan.(afa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *