39 Warga Hasil Tracking di Pondok Suguh Diswab Bertahap

Featured Mukomuko

RBO >>>  PONDOK SUGUH >>>  Sebanyak 39 orang warga yang ditemukan dalam tracking atau pelacakan gugus tugas tempo hari, baru 11 orang yang sudah selesai pengambilan sampel swab. Sementara 28 orang lagi masih menunggu jadwal yang sudah ditetapkan tim medis gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Mukomuko.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Desriani, SH melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Bustam Bustomo, S.Km mengatakan, sebanyak 11 orang yang sudah diswab tersebut, masih menjalani masa karantina atau isolasi di eks rumah Dinas Bupati di Mukomuko Kota. “Hari ini baru 11 orang yang sudah diambil sampel swab. Menjelang hasil tes usap atau hasil pemeriksaan sampel swab keluar, 11 orang itu tetap konsisten menjalani masa karantina,” ungkap Bustam kepada radarbengkuluonline.com tadi siang.

Lanjutnya, untuk 28 orang yang belum menjalani tes usap masih menunggu jadwal yang sudah ditetapkan. Jika tidak ada aral yang melintang, hari ini Rabu 16 September 2020, proses pengambilan sampel swab dilanjutkan. “Besok (hari ini red) proses pengambilan sampel swab kembali dilakukan. Namun, orang yang belum diambil sampel swabnya tetap menjalani masa isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” terangnya.

Sementara Camat Pondok Suguh, Abdul Hadi, S.Sos mengatakan, terkait dengan adanya satu orang perempuan warga Desa Tunggang yang divonis positif terpapar Covid-19 tempo hari, Ia mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Pondok Suguh Desa Tunggang Khususnya, untuk tetap memberikan perhatian, dan suport kepada pasien. Sehingga yang bersangkutan tetap sangat dan bisa pulih seperti semula.

“Kita mengimbau warga untuk tidak mengucilkan pasien yang positif tersebut. Kita harus memberi suport, dan perhatian yang penuh kepada pasien positif itu. Sehingga yang bersangkutan bisa pulih seperti biasanya,” demikian Hadi.(ide)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *