75 Tahun TNI AL, Lanal Bengkulu Salurkan 1000 Life Jacket untuk Keselamatan Nelayan

Featured Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Peringati HUT TNI Angkatan Laut (AL) yang ke 75 tahun, 10 September 1945-10 September 2020 dengan tema “Dengan semangat jalesveva jayamahe kita siap mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh guna mendukung Indonesia maju”.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bengkulu Letkol Laut (P) Yustus Nasarius Rossi menyalurkan sebanyak 1000 life jacket untuk nelayan di sepanjang pesisir di Provinsi Bengkulu.

“Kegiatan kita hari ini, menyalurkan sebanyak 1000 life jacket untuk para nelayan melalui kelompok-kelompok nelayan pesisir yang ada di Provinsi Bengkulu. Dan untuk nelayan Kota Bengkulu kita salurkan sebanyak 300 life jacket, serta membagikan masker gratis untuk masyarakat di sekitar kawasan TPI Pelabuhan Pulau Baai,” kata Danlanal Bengkulu tersebut, Selasa (15/9).

Sebelumnya dijelaskan oleh Komandan Lanal Bengkulu tersebut. dalam rangka memperingati HUT TNI AL yang ke 75 tahun ini. Selain tugas operasi militer perang. Salah satu tugas TNI AL adalah membantu pemerintah dalam upaya ikut menanggulangi wabah pandemik Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden No. 06 tahun 2020 serta Pergub No. 22 tahun 2020.

“Pemberian life jacket untuk nelayan ini, juga merupakan wujud bentuk kepedulian TNI AL terhadap keselamatan kegiatan serta mendorong ekonomi para nelayan. Dimana nelayan kita harapkan saat melaut, para nelayan dapat tetap mengedepankan keselamatan serta sesuai prosedur yang berlaku. Dan kegiatan ini juga kita bersinergitas dengan pihak DKP Provinsi, serta DKP Kota Bengkulu, juga ada BPBD guna mendukung Bengkulu maju dalam mengelola sumber daya alam laut. Besar harapan kami, dengan diberikannya Life Jacket untuk para nelayan ini, dapat mendukung kegiatan mereka saat melaut,” pungkas Yustus Nasarius Rossi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)Provinsi Bengkulu, Sri Hartati dia mengatakan, dari kegiatan pemberian Life Jacket untuk nelayan oleh TNI AL, maka itu akan sangat membantu kegiatan para nelayan saat pergi melaut.

“Kita untuk di Provinsi Bengkulu ini tercatat ada sekitar 20.000 nelayan. Dan harapan, kita melalui pemberian life jacket ini, kedepan para nelayan saat pergi melaut lebih terjamin keselamatannya. Apalagi ditengah kondisi cuaca yang seperti saat ini,” kata Plt Kepala DKP Provinsi Bengkulu tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Bengkulu Drs H. Rusdi Bakar M.Pd. saat memberikan sambutan mengatakan hingga saat ini wabah pandemic Covid-19 di Provinsi Bengkulu terus meningkat, bahkan Bengkulu masuk dalam empat besar daerah yang angka kematian pasien Covid-19 tertinggi di Indonesia.

“Sebab itu, dampak pandemik ini bukan hanya terasa di sektor kesehatan, tapi juga melanda ekonomi yang semakin terasa dampaknya. Sebab itu, ada beberapa kebijakan pemerintah pusat yang kita teruskan didaerah, seperti Pergub No. 22 atas adanya Inpres No. 06 guna menegakkan protocol kesehatan Covid-19 didaerah kita. Lewat kerjasama bersama TNI AL serta seluruh elemen lainnya, kita berupaya untuk supaya pandemic ini bisa segera berakhir,” kata Rusdi Bakar. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *