Talang Lembak Gelar Rembuk Stunting

Bengkulu Utara Featured

RBO, ARGA MAKMUR – Pemerintah Desa Talang Lembak, Kecamatan Air Besi menggelar Rembuk Stunting, Selasa (15/9/2020). Rembuk Stunting ini upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Di sela pelaksanaan Rembuk Stunting, panitia menyerukan untuk memperhatikan protokol kesehatan. Cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh diwajibkan bagi peserta sebelum memasuki Aula Pertemuan.

Fasilitator Gizi Puskesmas Air Besi, Anisa yang menjadi narasumber rembuk stunting tersebut, menjelaskan apa itu stunting dan upaya pencegahannya. Rembuk Stunting memperhatikan 5 layanan konvergensi stunting. Sasarannya ibu hamil dan Baduta.

Adapun lima paket layanan tersebut adalah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, Perlindungan Sosial, Air bersih dan sanitasi, serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Saya berharap hasil dari Rembuk Stunting ini diperioritaskan untuk dibahas dalam musyawarah desa untuk dimasukkan dalam pendanaan Tahun 2021,” ujar dia.

Turut hadir dalam rembug stunting Kasi PMD Air Besi, Hermeliza SE,LPM, KPM, Perwakilan Puskesmas, Pendamping Desa, BPD, tokoh masyarakat,dan undangan lainnya.

Rembuk stunting ini sebagai forum musyawarah antara kader kesehatan, PAUD, masyarakat desa dengan pemerintah desa dan BPD untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di desa.

Adapun kegiatan utama dalam rembuk stunting di Desa, meliputi: 1. Pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah dan, 2. Pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kesepakatan hasil rembuk stunting di desa dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan peserta rembug stunting, dan pemerintah desa.

Kades Talang Lembak Fauzi DR menyampaikan kepada peserta rembuk stunting bahwa meskipun dana desa tahun ini banyak dialihkan ke BLT Covid-19, tapi tetap tersedia untuk penanganan stunting. “Saya pastikan tetap disediakan dana untuk pemberian makanan tambahan pada kegiatan Posyandu sebagai wujud perhatian yang serius untuk pencegahan stunting di Desa Talang Lembak,”ujarnya. (bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *