KH. A Muntaqim Ingatkan Jangan Saling Menjelekkan

Featured Pemda Provinsi Politik

Semua Cagub Baik & Punya Keistimewaan

RBO, BENGKULU – Jelang penetapan Cagub dan Cawagub yang akan dilaksanakan oleh KPU Provinsi Bengkulu tanggal 23 September. Tensi politik terus meningkat semakin panas jelang perhelatan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Bahkan menjadi sorotan kalangan ulama di Bengkulu. Salah satu ulama di Bengkulu, KH. Abdul Muntaqim Ahmad MA yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Hidayatul Mubtadi-ien angkat bicara terkait kondisi politik saat ini.

Abdul Muntaqim Ahmad yang juga menjabat Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Provinsi Bengkulu tersebut mengungkapkan, seharusnya berbagai pihak untuk tidak menjelekkan salah satu pasangan calon dan menghargai Agusrin karena mantan Gubernur Bengkulu yang fenomenal tersebut dinilai sakral serta memiliki perhatian lebih peduli terhadap situs sejarah makam ulama sentot.

“Semua calon itu baik, oleh karena itu kita jangan menjelekkan salah satu calon. Tidak ada manusia yang istimewa, semua ada keistimewaan dan semua ada kekurangan, beliau orang baik meskipun mantan napi. Perhatian contohnya terhadap makam sentot sejak beliau menjabat itu dibangun dan dipugar, yang lain belum tentu,” ungkap Muntaqim saat diwawancarai awak media di sekretariat Ponpes Hidayatul Mubtadi-ien, Rabu (16/9).

Muntaqim menyesalkan, belakangan ini ada pihak yang justru menjelekkan bakal calon Gubernur, Agusrin M Najamudin karena terus disebut-sebut sebagai mantan narapidana korupsi. “Kalau dimata manusia Agusrin buruk, belum tentu dimata Allah SWT, kita tidak tahu rahasia Allah SWT. Saya senang dengan Agusrin yang katanya “preman” itu karena dia senang dengan ulama, dengan kiayi-kiayi dia senang, dan tak segan mengeluarkan uang pribadinya untuk mengurus makam Sentot contohnya serta membantu para ulama,” cecar Muntaqim.

Menurut Muntaqim, dirinya tidak memihak kepada salah satu bakal calon yang bertarung di Pilkada saat ini. “Oleh karena itu, saya mohon kepada masyarakat Provinsi Bengkulu jangan memburuk-burukkan Agusrin. Mungkin buruk dimata manusia karena habis dipenjara, namun dimata Allah SWT, belum tentu. Bagi kami para ulama tidak usah ragu untuk mendukung Agusrin, sebab beliau memang sudah terbukti pemimpin yang mampu merangkul para ulama,” tambahnya.

Bahkan, lanjut Muntaqim, dirinya memastikan akan mendatangkan ulama-ulama besar dari 15 negara ke Provinsi Bengkulu bila nanti Agusrin menang di Pilkada 2020. “Mohon kepada Allah, saya doakan Agusrin menang di Pilkada mendatang,” tutup Muntaqim. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *