Wabup: “Tunggu Aku Kelau Kitau Betunggal”

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Wakil Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajudin,S.Sos mengungkapkan untuk menjadi seorang pemimpin, jadilah pemimpin yang mau dikritik dan menerima masukan untuk kepentingan kemajuan bersama. “Selaku pemimpin, kami siap menerima masukan dan kritikan, tetapi kritikan dan masukkan yang membangun bukan untuk mencari kesalahan sepihak, agar apa yang kerjakan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” kata Rifai di Kantor Lurah Tanjung Mulia, Rabu(16/09).

Terkait dengan BLT, bisa saja ada kesalahan namun perbaikan akan dilakukan. Pemimpin itu tidak selalu benar, apalagi soal pendatan bagi penerima BLT Kelurahan ini. “Untuk itu hargailah jerih paya RT, Kelurahan, Kecamatan yang sudah melakukan pendataan dengan baik,” kata dia.

Diharapkan pembagian BLT ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, walupun tidak sepenuhnya terpenuhi. Paling tidak masyarakat masih mampu bergerak untuk melakukan perputaran ekonomi. “Kedepannya kami berharap seperti selogan yang sering saya sampaikan “Tunggu Aku Kelau Kitau Betunggal” untuk semua masyarakat jagalah kesehatan karena Covid – 19 ini belum tentu kapan akan berakhirnya. Untuk itu ayo kita ikuti dan jalankan protokol kesehatan paling tidak Bermasker, Bebasuh dan Berjauhan(3B) untuk memutus mata rantai penyebarannya,” ajak Rifai.

Kepala Kecamatan Pasar Manna, Mimi Herawati,S.Pd.M.Si mengatakan bahwa BLT ini ada karena adanya Covid – 19 yang membantu masyarakat yang terdampak agar mampu meringankan beban dimasa pandemi. “Uang bantuan tersebut bisa kita gunakan untuk penambahan modal usaha, agar ekonomi bisa terus bergerak,” kata Mimi.(afa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *