Pandemi Covid-19, Pemuda Diminta Ikut Sukseskan Pilkada

Featured Politik

Riri Damayanti : Jangan Alergi Dengan Janji Politik

RBO, BENGKULU – Senator Bengkulu anggota Komite II DPD RI, Hj. Riri Damayanti John latief S.PSi meminta peran pemuda untuk ikut menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Senator muda berparas manis ini memberikan tiga kata kunci bagi para pemuda yang hadir dalam dialog tersebut yang ingin mengambil peran dalam Pilkada Serentak 2020 yang jatuh pada 9 Desember mendatang.
“Kenali, pilih, dan kawal. Kenali calon dengan melihat visi misinya, profilnya, track recordnya dan prestasinya. Perhatikan empat hal ini secara sungguh-sungguh untuk mengenali calon yang mau didukung,” ungkap Riri Damayanti, kemarin (18/9).

Dewan Penasehat DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Bengkulu ini menerangkan, bila para pemuda telah mengenali dengan benar kandidat yang akan dipilih, maka ketika pilihannya keluar sebagai pemenang, maka tugasnya belum bisa dikatakan selesai.

“Masih ada tugas lagi untuk mengawal pembangunan bersama pemimpin yang dipilihnya tadi. Jadi, jangan lepas tangan. Tegur kalau sang pemimpin salah dan dukung program-programnya kalau yang dilakukannya benar dan bermanfaat untuk orang banyak,” terangnya.
Riri juga mengingatkan, meski berbeda pilihan, tidak harus membuat sesama pemuda saling bermusuhan.

“Ini penting saya ingatkan, perbedaan pilihan jangan sampai membuat tali persaudaraan putus. Tujuan Pilkada bukan untuk memecah belah sesama anak bangsa. Tapi, bagaimana sebagai warga negara kita bisa ikut menentukan nasib daerah dan bangsa ke depan agar dapat menjadi lebih baik,” tegas Riri.

Selain itu, lanjut Riri, para pemuda untuk tidak alergi dengan janji-janji politik. Sebab, kata dia, janji politik itu diperlukan untuk melihat kemana arah pembangunan yang akan diambil oleh sang kandidat.

“Kalau janji politiknya tidak salah. Hanya bagaimana realisasinya. Makanya lihat jejak rekamnya. Janji-janji yang tidak dilunasi akan dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat,” katanya.

Dalam kehidupan kontemporer, Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini melihat sedikitnya ada 5 peran pemuda dalam Pilkada. Yakni sebagai sosok yang mempertahankan kemurnian demokrasi, pencetus gagasan pembaharuan, agen perubahan, penyeimbang kekuasaan, dan membantu dalam menyebarluaskan informasi.

“Pemuda bisa menjadi peserta, penyelenggara, pengawas, saksi, relawan,tim sosialisasi, dan sebagainya. Pemuda punya peran besar untuk mewujudkan Pilkada sehat dengan mengawal tahapannya, menangkal money politics, dan kritis terhadap black campaign,” tutup senator muda Dapil Bengkulu tersebut.
(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *