Ladang Ganja Masuk Kawasan Hutan Lindung

Featured Hukum & Kriminal

RBO,BENGKULU – Dari hasil pengungkapan ladang ganja yang dilakukan anggota Direktorat Narkoba Polda Bengkulu, diketahui lahan yang digunakan oleh pelaku (buron) masuk ke dalam kawasan hutan lindung. Hal ini diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol. Roh Hadi, S.IK,.

Lanjut disampaikannya, lokasi ladang yang digunakan pelaku menanam ganja tersebut bercampur dengan tanaman kopi. Pelaku yang hingga saat ini masih buronan polisi. Ditempat tersebut pelaku juga mendirikan pondok yang digunakan untuk tempat tinggal. “Ya, benar kawasan ladang seluas dua hektare tersebut masuk dalam hutan lindung,” jelas Roh Hadi.

Lebih lanjut disampaikannya, pihaknya masih melakukan identifikasi terhadap pelakunya yang kabur saat digerebek petugas. Pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang ada didalam pondok tersebut.

Diketahui, anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu berhasil mengungkap ladang ganja seluas 2 hektare di Desa Lubuk Alai Talang, Palembang Kecil Kecamatan Sindang Beliti Ulu Kabupaten Rejang Lebong.

Barang bukti yang ditemukan sebanyak 1.500 batang ganja, 250 kg ganja kering hasil panen, senjata api (senpi) rakitan laras panjang, dan satu kaleng biji ganja. (crv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *