Harga Sawit di Puncak Tertinggi 4 Tahun Terakhir

Featured Mukomuko

RBO, MUKOMUKO – Para petani sawit Kabupaten Mukomuko kembali mendapat kabar gembira. Pihak Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko kembali merilis daftar harga tandan buah segar (TBS) atau buah sawit di belasan pabrik CPO di daerah ini.

Diketahui, harga sawit di Kabupaten Mukomuko kembali melambung. Bahkan di beberapa pabrik, nyaris menyentuh angka Rp 1.800 per kilogram. Dari data yang dimiliki RADAR BENGKULU, harga sawit saat ini, berada di puncak tertinggi selama empat tahun terakhir.

“Syukur Alhamdulillah, walaupun di tengah Pandemi Covid-19, harga sawit naik lagi. Rata-rata naik Rp 40 per kilogram. Sekarang hampir tembus Rp 1.800 per kilo,” ungkap Kasi Kemitraan dan Perizinan Bidang Perkebunan, Distan Mukomuko, Sudiyanto, dikonfirmasi kemarin.

Dijelaskannya, harga tertinggi saat ini di PT. USM yang beroprasi di Kecamatan Lubuk Pinang. Pabrik tersebut membeli sawit masyarakat dengan harga Rp 1.790 per kilogram. Tertinggi selanjutnya Rp 1.780 di pabrik CPO milik PT. BMK dan PT. GSS yang keduanya beralamat di Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh.

“Harga terendah masih di PT. Sapta. Pabrik ini membeli sawit masyarakat dengan harga Rp 1.640 per kilo terendah kedua di PT. SSS seharga Rp 1.650,” sebut Sudiyanto.

Harga sawit di pabrik-pabrik lain per tanggal 22 September 2020, lanjut Sudiyanto memaparkan, PT. KSM Ro 1.720, PT. MMIL Rp 1.720, PT. SSS Rp 1.650, PT. SAP Rp 1.700, PT. KAS Rp 1.720, dan PT. DDP Rp 1.750. pihak Distan yakin, dengan harga di pabrik seperti tertera di atas, harga di tingkat petani sudah Rp 1.500 lebih per kilogram.

“Alhamdulillah, dengan harga sawit yang tinggi ini, mudah-mudahan ekonomi masyarakat Mukomuko tetap baik walaupun ada pandemi covid. Kita berharap harga sawit ini bisa naik atau setidaknya bertahan dalam waktu yang lama,” demikian Sudiyanto. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *