Pembersihan APK Cagub Dinilai Berat Sebelah

Featured Politik

Kaka Jodho : Jangan Pilih Kasih Kalau Melakukan Penertiban dan Pembersihan

RBO, BENGKULU – Puluhan Baliho Calon Gubernur Bengkulu yang masih terpasang disejumlah titik di Kota Bengkulu saat masih menjabat, baik sebagai Gubernur maupun Walikota, Jumat (16/10) ditertibkan Bawaslu Kota Bengkulu bekerjasama dengan Satpol PP Kota Bengkulu. Menurut tim kandidat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur penertiban APK itu jangan berat sebelah.

Dikatakan Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad S.HI, ini merupakan tindak lanjut sosialisasi yang telah mereka lakukan sebelumnya.
“Tadi kita melakukan penertiban APK Baliho Paslon yang sudah ditetapkan sebagai Calon. Hampir di semua kecamatan tadi ada. Estimasinya

sementara tadi ada sekitar 60 baliho yang ditertibkan,” ungkap Rayendra Pirasad, kemarin (16/10).

Dikatakannya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas – Dinas terkait prihal penertiban baliho tersebut. Rayendra sendiri menargetkan, Jumat kemarin, semua Baliho Calon Gubernur yang saat ini statusnya sedang cuti, ditargetkan selesai.

“Kita menargetkannya selesai hari ini. Tadi kita juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa Dinas agar mencopot atribut yang masih terdapat baliho ataupun poster Calon yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Terpisah, Jubir Pemenangan Rohidin-Rosjonsyah (R2), Zulkarnain Kaka Jodho M. Si meminta agar Bawaslu Kota Bengkulu jangan hanya melakukan pencopotan baliho, termasuk baliho Rohidin Mersyah di beberapa tempat saja. Namun juga termasuk juga stiker stiker yang ada di mobil-mobil dinas dan juga ambulance.

“Menanggapi penertiban yang dilakukan oleh Bawaslu itu bagus. Namun alangkah baiknya juga jika gambar-gambar di mobil plat merah dan juga ambulance itu juga ditertibkan,” ujar Kaka Jodho.

Menurut Kaka Jodho, jangan sampai ada penertiban yang terkesan sepihak yang memojokkan Rohidin Mersyah saja.

“Memang secara PKPU itu betul. Namun jangan sampai penertiban yang dilakukan terkesan sepihak. Namun baik Gubernur, Walikota ataupun Bupati yang menjadi Calon saat ini itu kan statusnya hanya cuti. Artinya, setelah selesai mereka akan aktif kembali. Apakah nanti jika sudah, maka akan pasang lagi, ini juga perlu dipertimbangkan. Karena, ini memakai anggaran negara,” cecar Kaka Jodho. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *