Progres Pembangunan Jalan Tol Capai 52 Persen

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol di Bengkulu terus digenjot. Dimana Pengerjaan jalan tol trans Sumatera, Bengkulu–Lubuk Linggau Sumatera Selatan, pada tahap satu yakni Kota Bengkulu–Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah sudah mencapai 52,50 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Legal & Humas PT Hutama Karya Infrastruktur, Chandra Irawan ujarnya kemarin Jumat (23/10).

“Untuk progres pelaksanaan pembangunan jalan tol tahap satu Bengkulu – Taba Penanjung sekarang berkisar 52,50 persen sudah berjalan,” ujar Chandra.

Chandra mengatakan, target pengerjaan jalan tol tahap pertama Kota Bengkulu – Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah sepanjang 17,6 kilometer ini selesai pada 2021 mendatang. Sedangkan secara keseluruhan pengerjaan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 95.8 kilometer ini ditargetkan selesai pada 2022 mendatang.

Menurut Chandra, dari data yang ada pengerjaan jalan tol Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu ini terbagi menjadi tiga sesi yakni tahap satu Bengkulu–Taba Penanjung (17,6 km), sesi dua Taba Penanjung–Kepahiang (23,7 km) dan sesi 3 Kepahiang–Lubuk Linggau (54,5 km). Ruas tol ini merupakan bagian dari pembangunan jalan tol trans Sumatera koridor Palembang – Bengkulu yang terdiri dari ruas tol Sp. Indralaya–Muara Enim (119 km), ruas tol Muara Enim–Lubuk Linggau (114,5 km) dan ruas tol Lubuk Linggau–Bengkulu (95,8 km). Chandra menambahkan, meski ditengah pandemi covid-19 pengerjaan jalan tol tetap dikebut. Namun dengan mematuhi protokol keselamatan dan pencegahan penularan covid-19. Selain itu, kehadiran jalan tol ini akan mengembangkan potensi perekonomian dan kelancaran konektivitas masyarakat di wilayah Lubuk Linggau yang berada antara Palembang dan Bengkulu, serta konektivitas jalan tol yang terintegrasi dengan pengembangan Pelabuhan Baai. Untuk konstruksi jalan tol ini nantinya akan terdapat terowongan sepanjang 7 km menembus bukit barisan dengan kedalaman maksimal 352 meter dan jembatan bentang panjang yang membentang di atas lembah dengan ketinggian pilar mencapai 45-90 meter. Jalan tol tersebut akan dilengkapi oleh dua simpang susun.

Sementara itu, diterangkan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, Hj Yuliswani, pihaknya optimis perkerjaan jalan tol ini dapat berjalan mulus. Selain sebagai Program Prioritas Nasional pembangunan proyek ini diharapkan dapat menunjang perekonomian Bengkulu.

“Kita sangat berharap agar Jalan Tol ini cepat selesai, tentu kita mendorong proaktif pihak Hutama Karya agar daerah ini dapat lebih maju,” sampainya. (Bro)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *