Tingkatkan Kemampuan Komunitas Kader Desa, Kemdes Sosialisasi Lima Paket Layanan

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Tenaga ahli pelayanan sosial dasar dari Kementrian Desa, Joko Subagio,Sp mengungkapkan dalam kegiatan Rumah Sehat Desa (RSD) untuk meningkatkan kemampuan komunitas kader desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kader yang ada di RSD ini adalah Kader Posyandu, Paud, PKK, Karang taruna, Masyarakat. Sehingga kader kita nantinya siap memberikan informasi tentang literasi kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan Stunting,” kata Joko di Kantor Desa, Kamis (23/10).

Begitu juga fungsi dari RSD ini nantinya mampu mengevaluasi apa yang belum terakomodir di desa. Sehingga desa bisa mengakomodasi fasilitas apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang berhubungan dengan lima paket layanan di bidang kesehatan ibu dan anak, Konseling gizi, sanitasi air bersih, Jaminan Sosial, dan pengawasan Paud.

Lima paket layanan ini sangat penting sekali sebagai penyumbang penyebab terjadinya Stunting, Sehingga peran dana desa merupakan untuk pencegahan Stunting sejak dini. Apabila sudah terjadi akan berpengaruh besar terhadap penurunan produktifitas, penurunan ekonomi secara global. “RSD ini kami berharap seluruh kader mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam mengedukasi masyarakat, Sehingga dengan kader yang baik informasi bisa tersampaikan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan untuk menjadi lebig baik,” paparnya.

Kalau kedepannya tidak ada upaya pencegahan Stunting maka di 100 Hari Pertama Kehidupan(HPK) mulai dari rahim sampai berusia dua tahun maka lingkaran Stunting tersebut tidak akan terputus dan akan timbul Stunting – Stunting lainnya.

“Dengan sosialisasi lima paket layanan tadi maka kita akan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, sehingga menimbulkan efek menjadikan Indonesia menjadi lebih berkembang,” papar Joko.

Kepala Desa Padang Mumpo Hendiar, mengatakan dalam pencegahan Stunting ini Pemerintah Desa siap mengakomodir dan memberikan fasilitas bagi kader untuk memberikan eduaksi yang baik kepada selurih masyarakat.

“Sehingga bagi Pasutri yang produktif mampu menjaga kesehatan baik itu ibunya dan anaknya, untuk memberikan mutu gizi baik baik untuk mendapatkan generasi yang mampu mengubah Indonesia menjadi Negara yang kuat baik itu dari sumber alammnya maupun Sumber Daya manusianya(SDM),” pungkas Hendiar.(afa)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *