Sumardi Temukan Usulan Jalan, Drainase, Serta Aliran Sungai Saat Reses

Featured Politik

RBO >>>  BENGKULU >>>  Dari pelaksanaan kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun 2020 ini, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Drs H. Sumardi MM berkeliling Kota Bengkulu yang menjadi Dapilnya menemui langsung konstituen yang berada di lima kelurahan. Mulai dari Kelurahan Bentiring, Lingkar Barat, Sumber Jaya, Pematang Gubernur dan Bumi Ayu. Saat reses, politisi Partai Golkar Provinsi Bengkulu menyerap banyak aspirasi warga terkait usulan pembangunan jalan, drainase, serta aliran air Sungai Rupat.

“Tadi baru saja kita melaksanakan reses di RT 07, RW 04 Kelurahan Pematang Gubernur. Dan kemarin, kita sudah melaksanakan reses di Kelurahan Sumber Jaya daerah Simpang Kandis, Kelurahan Bentiring dan Kelurahan Lingkar Barat. Terakhir kita reses di Kelurahan Bumi Ayu. Banyak aspirasi serta masukan yang disampaikan masyarakat Kota Bengkulu. Apalagi ditengah wabah pandemic Covid-19 ini,” ungkap Sumardi saat diwawancarai radarbengkuluonline.com usai melaksanakan reses di Kelurahan Pematang Gubernur, Kamis (3/12).

Dijelaskan oleh Sumardi, beberapa aspirasi dan usulan pembangunan yang disampaikan warga Kota Bengkulu itu lengkap, dimana beberapa hari lalu sempat ada banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga masyarakat butuh saluran irigasi air seperti drainase dan itu yang disampaikan oleh warga Kelurahan Sumber Jaya, dimana Jalan Simpang Kandis itu butuh drainase dikiri kanan jalan, serta banjir di perumahan seperti Perumahan Grand Korpri Bentiring, kemudian listrik 40 pelanggan, serta tebing layar di drainase. Dimana karena tidak ada pelapis tebing layar, sehingga tanahnya turun akibatnya masuk menutupi drainase. Sehingga drainasenya mampet.

“Kalau di Pematang Gubernur tadi, mereka menyampaikan jalan menuju pemakaman sulit masuk kendaraan ambulance ketika hari hujan. Kemudian kualitas aspal jalan lingkungannya masih rendah. Sebab itu warga mohon untuk dapat ditingkatkan kualitas aspalnya agar jangan cepat rusak. Dan di Kelurahan Lingkar Barat Perumahan Pepabri itu ada usulan warga terkait aliran Sungai Rupat yang meluap. Sebab itu, mereka mengusulkan agar Sungai dilebarkan serta dipangkas jalur aliran Sungai. Ada satu jalur yang nampaknya perlu dipangkas agar aliran air sungai Rupat lebih lancar dan cepat mengalir. Dan usulan ini akan kita sampaikan ke Dinas PUPR Provinsi. Begitu juga dengan Jalan Simpang Kandis karena sering dilalui angkutan Batu Bara jalannya cepat rusak. Sebab itu warga mengusulkan bagaimana kalau angkutan batu bara lewat jalur laut saja, dengan kapal tongkang. Kemudian jalan itu juga gak drainasenya, dan itu memang jalan Provinsi. Ini akan saya sampaikan usulan mereka ke pihak eksekutif,” jelasnya.

Kemudian tindaklanjut atas usulan-usulan warga tersebut mantan sekda Provinsi Bengkulu mengatakan akan memanggil pihak-pihak terkait seperti dinas PUPR provinsi. Sebab itu ditahun 2021 nanti seperti Jalan Simpang Kandis itu agar dibuatkan drainase. Dan untuk jalur angkutan batubara lewat tongkang juga akan disampaikan.

“Kemudian untuk usulan kebutuhan tiang listrik akan kita usulkan ke PLN, dan kita minta PLN memberikan fasilitas tiang listrik dengan kualitas yang bagus. Sebab mereka itukan menjual layanan untuk penerangan. Adapun untuk pembuatan jalan pemakaman akan kita sampaikan ke pemerintah kota melalui Ketua DPRD Provinsi nanti,” pungkas Sumardi. (idn)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *