Perumahan Warga Perbatasan Kota-Benteng Banjir Lagi

Featured Kota Bengkulu

Mesjid Nurmiah Ikut Kemasukan Air

RBO, BENGKULU – Kompleks Perumahan Nasional (Perumnas) Tebat Rapak yang berada tidak jauh dari kantor Walikota Bengkulu dan berada dilokasi perbatasan antara Kota Bengkulu dengan Kabupaten Bengkulu Tengah kembali terendam banjir akibat hujan lebat, malam Senin (18/1). Ketinggian air sudah sepinggang orang dewasa. Di sebagian blok perumahan, seperti di Blok F. Air juga sudah merendam beberapa rumah di blok lainnya serta merendam Mesjid Nurmiah yang merupakan tempat ibadah warga Perumahan Tebat Rapak itu.

Apa yang terjadi Senin malam, sebenarnya sudah sering terjadi. Teranyar banjir terjadi pada 28 Desember 2020 lalu. Hanya saja banjir yang terjadi Senin malam lebih besar dari pada banjir sebelum – sebelumnya.

Seperti disampaikan salah seorang pemilik rumah yang terendam banjir di Blok F, Serli. Ia mengatakan, banjir kali lebih besar dari biasanya. “Kali ini lebih besar
(Banjir). Sebelumnya sudah pernah banjir, tapi belum sebesar ini,” kata Serli, kepada radarbengkuluonline.com, kemarin (19/1).

Menurut Serli, banjir yang terjadi kali ini menyebabkan banyak perabotannya terendam banjir. “Air masuk ke dalam rumah, tingginya sudah selutut. Banyak barang yang terendam. Kalau kasur tempat anak saya ditidurkan, kasur bagian atasnya masih kering karena air baru selutut orang dewasa,” jelasnya.

Sementara itu Pengurus Mesjid Nurmiah Tebat Rapak, Mulyono Sapantri membenarkan air sudah menggenangi lantai masjid. “Sebelumnya sudah pernah banjir. Tapi air tidak sampai masuk ke dalam masjid. Kalau hujan tidak berhenti, banjir akan meluas merendam rumah – rumah warga lainnya di Perumnas Tebat Rapak ini,” kata Mulyono.

Ketua Warga Perumahan Tebat Rabak, Erin berharap pihak pengembang Perumnas Tebat Rapak bisa memperbaiki siring pembuangan air yang juga menjadi tempat pembuangan air dari Perumnas Saka Pali ini. “Siring ini juga menjadi pembuangan air dari Perumnas Saka Pali, bukan hanya Perumnas Tebat Rapak. Tolong dilakukan perbaikan, jangan sampai banjir ini kembali terjadi ke depan,” pinta Erin.

Sebelumnya dari BMKG Bengkulu memang sudah menyampaikan imbauan untuk waspada karena Bengkulu merupakan daerah yang ikut terdampak MJO, sehingga berpotensi hujan lebat. “Kita imbau waspada terjadi banjir, longsor dan pohon tumbang akibat hujan lebat,” imbau Kasi Informasi dan Data BMKG Bengkulu, Anang Anwar. (idn)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.