Taba Penanjung, Kecamatan Penghasil Buah Berduri yang Dijuluki Si Raja Buah

Bengkulu Tengah Featured

“Siapa yang tidak kenal dengan buah durian?, buah berduri yang dijuluki sebagai Raja Buah ini memiliki banyak sekali penggemarnya, tidak kalah dengan jenis buah-buahan lainnya. Seperti, buah rambutan, manggis, duku, langsat dan lainnya. Tahukah anda kecamatan manakah yang menjadi sentral penghasil buah durian yang sangat melegenda serta terkenal di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng)?, Kecamatan itu adalah Taba Penanjung.”

Agustian – Bengkulu Tengah

TABA PENANJUNG adalah salah satu kecamatan penghasil buah durian terbesar di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang tersebar di 14 desa se-Kecamatan Taba Penanjung. Bahkan, di depan kantor camat Taba Penanjung dibuat sebuah patung buah durian yang sangat besar untuk memberikan informasi tersebut kepada masyarakat luas. Tak ayal, jika anda melintasi kecamatan ini, anda akan dengan mudah memperoleh buah durian, dan sudah barangtentu, dengan harga yang relatif murah jika sedang musimnya seperti saat ini.

Kecamatan ini terletak di perlintasan jalan menuju ibukota Kabupaten Benteng. Di sepanjang jalan desa-desa di kecamatan Taba Penanjung, dapat dijumpai para pedagang durian yang juga pemilik durian yang tumbuh di desa itu. Seperti Desa Taba Penanjung, Desa Bajak I, Desa Lubuk Sini, Desa Karang Tengah, Desa Sukarami, serta desa-desa lainnya. Soal harga, anda dijamin puas. Untuk harga satu buah yang biasa anda beli di kota besar seperti Kota Bengkulu, dengan ukuran yang sama, di sini harga rata-rata lebih murah.

“Harganya bervariasi tergantung ukuran buah, mulai dari sepuluh ribu, tiga puluh ribu, empat puluh lima ribu dan lainnya,” ujar Dena, salahseorang penjual yang juga petani durian di Desa Bajak I.

Dena mengatakan, di desanya, hampir disetiap kebun milik warga tumbuh pohon durian. Sebagian ada yang memilih menanamnya secara khusus di kebun mereka yang luas. “Ya, namanya kita punya pohon sendiri, dijual mahal-mahal pun takutnya tak ada yang mau beli nanti,” katanya.

“Kalau saya udah dari kakek dan orang tua dulu yang nanam. Ini saya tinggal nunggu berbuahnya aja,” katanya.

Saat ini, buah durian di hampir seluruh wilayah Benteng memang sedang memasuki musimnya, khususnya di Kecamatan Taba Penanjung. Banyaknya durian yang berbuah dimana-mana, terkadang membuat harga buah ini sedikit berkompromi dengan kantong. Namun tetap saja, jika anda membeli di kota, harga masih tetap akan tinggi. “Kalau di sini (Kecamatan Taba Penanjung-red), paling nggak setahun sekali biasanya durian berbuah. Jika pas musimnya, buah duriannya kita jual dengan harga murah. Tapi, nanti kalau nggak musimnya mahal,” ujar Dena.

Keuntungan lain yang bisa diperoleh dari membeli durian di Kecamatan Taba Penanjung adalah, durian dipastikan masih segar karena baru jatuh dari pohonnya. Jika Anda makan ditempat, seluruh ketidakcocokan yang Anda rasakan akan diganti dengan buah yang lain. (**)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.