Lagi, “Omar Bakri” Mukomuko Tagih Gaji ke DPRD

Featured Mukomuko

 

RBO >>> MUKOMUKO >>>  Puluhan guru alias Omar Bakri yang berstatus tenaga honorer Pemkab Mukomuko kembali melakukan aksi menuntut gaji mereka selama tiga bulan pada Tahun 2020 lalu yang belum terbayar. Puluhan guru honorer Mukomuko, mendatangi gedung wakil rakyat untuk menemui Komisi III DPRD Mukomuko. Perjuangan mereka menuntut hak bukan sekali dua kali dilakukan, namun sudah berkali-kali sejak Desember 2020 lalu. Namun, hingga minggu ketiga Januari 2021, gaji mereka belum dibayar.

“Kami meminta solusi dengan DPRD mengenai nasib guru honorer ini. Pertama mengenai gaji mereka yang belum dibayar. Kalau bisa dibayar secepatnya, soalnya mereka banyak kebutuhan sehari-hari,” ujar pengurus PGRI Mukomuko, Arianto mewakili para guru honorer .

“Kemudian, kalau bisa SK pengangkatan mereka diperpanjang. Mereka ini (guru honorer) mayoritas guru honor K2. Kalau ada regulasi upayakan untuk diangkat jadi ASN,” sambung Arianto kepada Anggota DPRD.

Wisnu Hadi selaku Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, bersama seluruh anggota dewan di Komisi III, berjanji siap memfasilitasi merembukan persoalan guru honorer ini dengan pihak terkait. Sebab, menurut Wisnu, tenaga honorer masih sangat dibutuhkan Pemkab Mukomuko.

Wisnu juga mengatakan, dalam pembahasan APBD 2021, legislator Mukomuko telah memperjuangkan agar gaji tenaga honorer tetap diakomodir dalam APBD. Termasuk alokasi anggaran untuk membayar utang gaji 2020 lalu.

“Dan anggarannya sudah masuk dalam postur APBD 2021. Karena peran tenaga honorer masih sangat dibutuhkan, khususnya guru. Maka, kami Komisi III siap memfasilitasi para guru honorer ini untuk diskusi dengan pihak terkait,” sampainya. (sam)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.