Ini Alasan Pusat Kota Bengkulu Dipindahkan

Featured Kota Bengkulu

Apa Saja yang Pindah? Baca Ini

RBO >>>  BENGKULU >>>  Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, berencana memindahkan pusat Kota Bengkulu di wilayah Kecamatan Selebar. Pemindahan tersebut bukan tanpa alasan. Namun ada beberapa faktor kuat yang membuat pemindahan itu terjadi.

“Jadi begini, dari informasi yang kami dapatkan, tapi belum ada surat edaran resmi dari Walikota Bengkulu terkait pemindahan pusat kota. Dari beberapa kali rapat di Pemerintah Kota (Pemkot), bahwa di kawasan Bentiring yang kini menjadi kantor Walikota, lokasinya memang kurang strategis. Jika terjadi hujan turun, pasti banjir jalan menuju kantor Walikota. Tidak ada jalan lain, kecuali jalan Pulau Panggung Bengkulu Tengah (Benteng). Tidak etis namanya, mau ke kota tapi lewat jalan Benteng. Lewat jalur pantai jika hujan banjir, sama halnya di Rawa Makmur, Tanjung Agung, ringroad Nakau juga belum selesai. Maka dari kajian strategis, memang sangat tidak strategis,” ujar Camat Selebar, Drs. Sehmi, M.Pd kepada radarbengkuluonline.com, Kamis (4/3).

Lebih lanjut dikatakan Sehmi, maka dari itu Walikota Bengkulu merencanakan membangun pusat kota baru, yang diberi nama Kota Merah Putih. Nantinya akan dibangun di Kecamatan Selebar. Posisi awalnya di Kelurahan Pekan Sabtu, terus ke perbatasan Betungan menuju arah ke Seluma.

“Pemkot juga sudah sosialisasi di kecamatan, maupun kelurahan, RT, RW sudah menyampaikan bahwa pemakaman di TPU Taman Bahagia Pekan Sabtu, untuk distop. Sebab, disana juga akan dibangun pusat perkantoran Pemkot. Pemakaman yang sudah disediakan oleh Pemkot nantinya akan dipindahkan ke pemakaman di Bentiring,” terangnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, jika ada keluarga, teman, kerabat yang dimakamkan di TPU Taman Bahagia, harap melaporkan dan dipindahkan ke TPU yang ada di Kota Bengkulu. Ataupun alternatif dari Pemkot di Bentiring.

“Kami juga sudah menyiapkan mobil ambulance akan membantu. Untuk yang lainnya, masih berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota sebagai penanggung jawab pemakaman tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan saat ditanya, untuk kantor Walikota di Bentiring akan diperuntukkan untuk apa? Jika sudah pindah ke Selebar, pihaknya mengatakan belum tahu pasti. Yang jelas masih digunakan untuk perkantoran. Selain itu, lokasi pemindahan pusat kota ini, Sehmi juga mengimbau pada masyarakat  yang mempunyai lahan, kebun, rumah, kavlingan tanah untuk cepat berkoordinasi, terutama di Kelurahan dan Kecamatan.

“Rencananya akan dibangun kantor Walikota, DPRD, Bidang Perencanaan. Bagi OPD yang belum punya kantor permanen, itu semua akan dibangun di Kecamatan Selebar, Kelurahan Pekan Sabtu, dan Betungan. Dengan adanya pemindahan pusat kota, akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi, dekat dengan jalan tol yang saat ini sedang dibangun. Kemudian, jalur kereta api juga ada di Betungan. Artinya, Pekan Sabtu, Sukarami, Betungan itu adalah wilayah-wilayah tempat pengembangan,” tutupnya. (ach)

BERBAGI: