Tekan Laka, Satlantas Bakal MoU dengan Pihak Sekolah

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata,SIK bersama Kasat lantas Iptu Eka Candra, A.STK, SIK melalui KBO Satlantas Iptu Sasi Raharto, SH didampingi Kanit Kamsel Aiptu Iksan.S mengungkapkan untuk mengurangi kenakalan remaja dalam berkendara Satlantas berencana membuat MoU dengan pihak sekolah untuk meminimalisir pelanggaran lalu lintas.

“Untuk itu kami akan secara rutin untuk melakukan sosialisasi sekaligus penyuluhan kepada beberapa sekolah yang ada di Bengkulu Selatan dengan mengacu pada Undang – Undang RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia dan Undang – Undang RI Nomor 22 ┬átahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” Ucap Sasi di ruangannya, Kamis(04/03).

Karena saat ini sudah banyak sekali pelanggaran yang dilakukan para remaja, dengan memasang knalpot racing di motornya dan tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak dilengkapi dengan surat – menyurat seperti membawa STNK dan tidak mempunyai SIM.

Nantinya sebagai efek jera pihaknya akan melakukan razia apabila nantinya ada yang tertangkap, Apabila anak tersebut tidak mempunyai kelengkapan dalam berkendara dalam pengurusan pengeluaran motor nantinya harus melampirkan surat keterangan dari pihak sekolah,

“Dengan tujuan agar anak yang melanggar tersebut diketahui pihak sekolah dan bisa dibina, Selain itu kita juga akan merencanakan akan lebih mengedepankan pembentukan karakter siswa maupun nilai etika yang akan diserahkan ke guru BP dan mendapatkan teguran karena siswa pasti memakai almamater sekolah masing- masing,” Rencananya.

Kalau dilihat dari fakta – fakta dilapangan sudah banyak sekali pelanggaran yang dilakukan para pelajar. Untuk itu pihaknya pernah melakukan pemeriksaan disalah satu sekolah SMKN 1 yang siswanya membawa sepeda motor alhasil banyak yang menggunakan knalpot racing dan semuanya dicopot dan diambil sedangkan untuk hukuman dikembalikan kepada pihak sekolah.

Selain SMKN 1 yang sudah dikunjungi masih ada lagi sekolah yang sudah didatangi seperti SMAN 3,SMP 3 dan SMPN , dan saat ini masih ada jadwal sosialisasi yang akan dilakukan satlantas sejak keluarnya keputusan Bupati bahwa sekolah saat ini sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

“Sosialisasi ini bukan hanya kami lakukan kepada para siswa tetapi juga kepada para gurunya agar bisa memberikan contoh yang baik pada siswanya, Semoga dengan dengan keterlibatan satlantas Polres bengkulu Selatan, Pemerintah, Sekolah dan orang tua bisa meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan di tingkat pelajar,” Pungkas Sasi.(afa)

BERBAGI: