BUMDes Bisa Menjadi Lokomotif Pembangunan Desa

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengatakan program Kios sekundang akan menjadikan BUMDes sebagai Lokomotif  dan penggerak pembangunan ekonomi desa.

Sehingga mampu membangun ekonomi lokal desa didasari oleh potensi desa kebutuhan desa, kapasitas desa serta penyertaan modal dari pemerintah desa dalam membentuk pembiayaan dan kekayaan desa dan bisa juga menjadi bagian Kios Sekundang yang mampu memasarkan apa yang produk BUMDes.

Dimana yang mendasari pembentukan BUMdes sebagai lokomotif pembangunan di desa lebih dilatarbelakangi pada prakarsanya, pemerintah daerah dan peran masyarakat desa dengan berdasarkan pada prinsip partisipatif kooperatif dan emansipatif dari masyarakat desa

“Dengan kios sekundang yang akan ciptakan nanti, dengan fasilitas yang sama dengan pusat perbelanjaan seperti Indomaret, Kios sekundang ini nanti akan diisi dari hasil industri masyarakat. Untuk itu kami berharap BUMDEs bisa menjadi Kios Sekundang sekaligus  memberikan pembinaan kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta ke dalam program Kios Sekundang,” kata Gusnan di Pendopo rumah dinasnya, Jumat (05/03).

BumDes yang sudah bergabung di program Kios Sekundang diharapkan membina masyarakat agar ikut serta program. Program Kios Sekundang tidak akan mematikan usaha kecil atau usaha rumah tangga. Justru akan mempermudah pemasaran yang berbasis digitalisasi atau secara online dan bisa juga secara offline. Sehingga kedepan memajukan usaha bersama.

Gusnan berharap seluruh toko dan warung di upgrade dengan Program Kios Sekundang. Suksesnya program ini dapat Menaikan taraf ekonomi masyarakat, usaha kecil rumah tangga karena sudah ada fasilitas memasarkan produk yang berbasis online atau offline.

“Bukan hanya untuk Bumdes tapi seluruh masyarakat yang punya warung bisa mengikuti program ini. Walaupun nanti terkendala dengan dana, maka akan kami bantu modal dengan rekanan kami dari pihak perbankan,” pungkas
Gusnan.

Adapun yang disampaikan oleh Kepala DPMD Bengkulu Selatan Hamdan Syarbaini, S.Sos mengatakan Bumdes bukan mencari keuntungan tetapi pelayanan masyarakat  untuk peningkatan perekonomian sehingga mampu menciptakan bigron desa yang bergerak dibidang apa sehingga menjadi ikon suatu desa untuk mendapat sesuatu.

“Dengan BUMDes menjadi bagian dari program Kios Sekundang kita berharap suatu saat mampu menarik pembeli baik dari dalam maupun dari luar daerah sehingga kemajuan suatu desa bisa semakin meningkat dan perputaran perekonomian bisa berjalan dengan baik,” Pungkas hamdan.(afa)

BERBAGI: