DPRD Dukung Gubernur Hibahkan Aset Untuk IAIN Bengkulu

Featured Pemda Provinsi

RBO >>> BENGKULU >>>  Gubernur Bengkulu, Dr H. Rohidin Mersyah telah mengirim surat kepada DPRD Provinsi Bengkulu. Isinya, meminta lembaga wakil rakyat Provinsi Bengkulu itu segera membahas dan menyelesaikan proses hibah aset bangunan Pemda Provinsi Bengkulu di kampus IAIN Bengkulu.

“Saya secara pribadi, sebagai Wakil Ketua Komisi I sekaligus Fraksi PKB DPRD Provinsi Bengkulu mendukung. Dimana kemarin sore sudah kita bahas terkait surat Gubernur terhadap aset Pemda Provinsi dimana ada 11 item yang diminta oleh Gubernur agar DPRD memproses pelepasan aset dan menghibahkannya pada IAIN. Saya setuju hal itu segera dilakukan sesuai dengan permintaan Gubernur. Sebab, aset itu tidak terawat, atau terbengkalai. Lalu di lokasi aset tersebut juga dijadikan lokasi maksiat serta mesum dan menyebabkan rawan terjadi tindak kriminal karena aset itu terbengkalai,” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales SH, MH saat dihubungi radarbengkuluonline.com  Rabu (7/4).

Surat Gubernur itu, lanjut Wan Sui –sapaan akrab politisi PKB Dapil Kota Bengkulu ini — merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah. Dalam hal ini Gubernur Bengkulu terhadap transformasi IAIN menjadi UIN Fatmawati nantinya. ”Oleh sebab itu, saya sebagai Wakil Ketua Komisi I sangat setuju. Terkait hal-hal lainnya, itu akan kita bahas dan selesaikan nantinya sesuai harapan Pak Gubernur,” desak Wan Sui.

Ditambahkan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, H. Badrun Hasani SH, MH. Menurut pria yang juga Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu itu, berdasarkan surat Gubernur untuk memberikan hibah aset ke IAIN itu sudah melalui kajian matang.

“Jadi, adanya surat Gubernur itu, tentu sudah melalui proses kajian. Bagaimana mekanisme peraturan Mendagri yang ada. Disini lembaga legislatif DPRD Provinsi Bengkulu dalam konteks menyetujui. Jadi, kajian untuk hibah aset itu sudah cukup lama. Mulai dari proses histori akan dihibahkan oleh Gubernur terdahulu mulai dari Agusrin hingga Junaidi Hamsyah. Itu sudah panjang prosesnya. Kemudian sampai sekarang diajukan kembali. Jadi, kami juga mewakili Fraksi Golkar sangat mendukung menyetujui hibah aset tersebut ke IAIN Bengkulu itu,” pungkas Badrun. (idn)

BERBAGI: